Mazhab Siwa - Buddha Di Nusantara

OLEH: Abu Amru

MAZHAB SIWA-BUDDHA DI NUSANTARA

Banyak negara Nusantara dahulu menganut Agama Siwa-Buddha.

Siwa adalah satu mazhab Hindu dan mazhab Buddha yang bergabung dengan mazhab Siwa itu telah diubahsuair dari Mahayana. Ajaran ini dikenal sebagai Tantrayana. Nama lainnya adalah Mantrayana atau Vajrayana.

Tantrayana selalunya dianggap agama Buddha namun pengaruh mazhab Siwa sangat kental. Tantrayana sering dianggap penuh mistik dan para biksunya memiliki kesaktian yang luar biasa. Mazhab Tantrayana ini muncul di Bengal dan Assam.

Antara hal-hal sakti itu seperti menghidupkan kembali ikan yang telah dimakan (Tilopa), terbang di angkasa (Milarepa), membalikkan arus sungai (Biwarpa), menahan matahari selama beberapa hari (Virupa), mencapai tubuh pelangi (tubuh hilang tanpa bekas, hanya meninggalkan kuku dan rambut sebagai bukti), berlari melebihi kecepatan kuda, merubah batu jadi emas atau air jadi jus anggur, memindahkan kesedaran seseorang ke alam suci Sukavati (yang dikenal dengan istilah Phowa), dapat meramalkan secara tepat waktu serta tempat kematian serta kelahirannya kembali, lidah dan jantung yang tidak terbakar ketika dibakar saat mati, terdapat banyaknya relik dari sisa pembakaran mayat yang disebut sarira. Malah jika di Siam, para Biksu (sami) terlibat dalam perbomohan dan memburu hantu.

Pendek kata, Tantrayana adalah ajaran 'sesat' jika dipandang dari paradigma Buddha.

Antara kesesatannya adalah menghakalkan minuman keras, mengucapkan sumpahan dan kutuk atas makhluk, motivasi politik, kebebasan bersenggama antara lelaki dan wanita serta menuhankan dewa dewi.

Srivijaya, Syailendra, Medang, Singasari, Pagaruyung, Sunda-Pajajaran dan banyak lagi.

Mungkin mazhab inilah yang diceritakan oleh Biksu Cina yang singgah sebentar di Srivijaya - I Ching - sebelum berangkat ke India.

India pada zaman ini, telah surut pengaruh dan penganut Buddha walaupun Gautama hidup di sana. Sifat mengaku wujud Tuhan masih kental di wilayah tersebut, lalu mereka memilih untuk menjadi Hindu Islam, Nasrani, Sikh dan sebagainya. Dan yang masih Buddha, kebanyakannya memilih Tantrayana.

Mazhab ini masih wujud di Tibet, Bhutan, Nepal, Ladakh dan Mongolia


___________________________
~ Abu Amru ~
Lajnah Agama
_____________________________





Dapatkan buku Menangkis Fitnah Yang Terpalit Pada Bani Umayyah! Untuk keterangan lanjut sila KLIK DI SINI .


Comments