OLEH: Abu Amru Radzi Othman
Ada peneliti beranggapan Prabayaksa adalah sebuah perahu banawa yang bersaiz besar. Ada pula yang menetapkannya sebagai perahu jong.
Dalam HRB itu ditemukan sekitar 25 jenis perahu yang lazim dipakai oleh masyarakat Banjar kuno, sedari zaman Negara Dipa sehingga zaman Kesultanan Banjar.
Dari 25 jenis perahu tersebut, dilihat masyarakat Banjar mengadaptasi beberapa jenis perahu dari luar alam Nusantara seperti Siam, Indo-China, China dan Belanda.
Berikut adalah nama-nama perahu yang ada dalam HRB beserta sedikit penerangannya:
(01) Kapal: perahu pengangkut barang dan penumpang. Istilah ini dari India.
(02) Keci: perahu layar
(03) Konting: perahu penangkap ikan
(04) Selup: perahu kecil
(05) Pencalang: perahu besar untuk mengangkut barang dagangan dan juga diguna untuk mengintip
(06) Galiung: kapal layar besar
(07) Banawa: perahu pengiring kepada perahu besar
(08) Banawa Gurab: sejenis perahu perang
(09) Perahu Gusu: perahu kenaikan orang besar
(10) Kajang Bergiwas: perahu kenaikan orang besar yang memiliki kajang
(11) Perahu Talangkasan: perahu kecil yang dapat dikayuh dan bergerak cepat
(12) Pergata: perahu perang bersaiz sederhana
(13) Pilau: sejenis perahu
(14) Gali: perahu perang bersaiz panjang, yang diadaptadi dari Belanda
(15) Galiot: perahu layar yang diadaptasi dari Belanda
(16) Gurab: perahu layar bersaiz besar dan berbilik pada bahagian tertentu
(17) Malambang: perahu khas yang dibuat dari batang kayu
(18) Talamba: sejenis perahu
(19) Tongkang: perahu pengangkut barang yang bersaiz besar yang diadaptasi dari China
(20) Wangkang: perahu jung kecil dari yang diadaptasi China
(21) Lambu: sejenis perahu
(22) Sum: perahu dari Siam
(23) Pelang: perahu dagang yang agak besar
(24) Top: perahu dari jenis Siam atau Indo-China
(25) Sampan: perahu kecil untuk di kawasan air tidak berombak (sungai atau tasik atau di tepi pantai). Istilah ini dari China.
Pada asalnya, segala pengangkutan air disebut sebagai perahu atau parahu, tanpa mengira saiznya sama ada kecil atau besar. Manakala istilah kapal diserap dari bahasa Tamil untuk sejenis perahu besar yang biasa diguna untuk berdagang.
Pada hari ini, umat Melayu memakai istilah perahu untuk pengangkutan air yang bersaiz kecil dan istilah kapal untuk pengangkutan air bersaiz besar.
___________________________
~ Abu Amru Radzi Othman ~
Lajnah Sejarah Dan Tradisi
Telegram: https://t.me/gerakanpenamy
_____________________________

Comments
Post a Comment